Tuesday, 13 October 2015

Andai Aku Menjadi...


bayangkan.. 
bayangkan saja jangan dilakukan.. tapi silakan saja kalau kamu mau.
tapi saran saya bayangkan saja.. cukup
bayangkan kamu berjalan di kegelapan malam, sendirian, pakai baju dan masih hidup, terserah bajunya baju apa tak usah kamu membayangkannya.. malam itu dingin, kamu tidak memakai jaket, istri dan anak menunggu di rumah.. ketika kamu berjalan memasuki area perumahan atau kompleks 

tiba-tiba ada seseorang yang memanggil kamu. 

"hey kesini kamu"

pasti kamu kaget, orang gak kenal kok tiba-tiba manggil tapi mungkin saja kamu kenal tapi kan disini ceritanya gak kenal, saya yang punya cerita saya yang tulis, kamu hanya cukup 

bayangkan saja.

ketika orang itu manggil kamu pasti kamu hampiri dia kan, lalu menanyakan
"ada apa ya pak?" (disini ceritanya bapak2, ga tau siapa namanya, ga usah ingin tau)

lalu si bapak itu bilang

"buatkan saya nasi goreng nanti saya kasi duit 10 ribu"

apa yang akan kamu lakukan?
saya bisa tebak, kamu pasti menolaknya, atau paling tidak kamu akan bilang ke dia

"tidak mau" dan kamu langsung berlalu.

lain halnya dengan tukang nasi goreng, dia mau melakukan hal itu. dia membuat nasi goreng itu dengan senang hati, dengan hati ikhlas, dengan perasaan berbunga-bunga karena akan mendapatkan uang yang biarpun nilainya kecil dia tetap senang, pokoknya senang saja ga tau kenapa. saya gak tanya dia senang kenapa.

baik sekali kan tukang nasi goreng itu kawan? dia mau membuatkan sepiring nasi goreng untuk orang yang tak dikenalnya walau hanya dibayar 10 ribu rupiah. sungguh mulia hati tukang nasgor itu.. 

coba kalau kamu, mana mau. sekolah aja asal-asalan. sering bolos, belajar ga bener, padahal kan orang tua kamu bayarin kamu sekolah itu pake duit, bukan pake daun. dan bukan duit yang sedikit juga. 

lihatlah tukang nasi goreng itu..perjuangan hidupnya sungguh berat, berkeliling setiap malam mendorong gerobak, oh andaikan aku bisa memberi gerobak itu mesin supaya dia ga cape dorong.. tetapi dia tetap tabah, kuat dan optimis. coba kamu, mau jadi apa? bersenang2 dan berbangga2 diri dengan apa yang kamu dapat dari orang tua.. 

punya HP baru dari ortu, mobil dari ortu, baju dari ortu, kolor dari ortu dan nyawa juga bukan punya kamu kan, itu punya Tuhan. Tuhan kamu siapa? yang bikin kamu dari sperma ayah kamu dan sel telur ibu kamu. tanya saja mereka, benarkah? pasti benar. kecuali kalau kamu cacing.

pekalah pada orang-orang di sekitar kita, dengan melihat mereka yang lebih susah kamu akan termotivasi dan akan berlapang dada. tidak semua orang dilahirkan beruntung, yang beruntung yang ga dilahirkan. ini serius beneran. maka bersyukurlah kamu.. kamu hidup enak, tidur di kasur, kamar yang hangat, orang lain belum tentu seberuntung kamu. jadi bersyukurlah dan terus bersyukur. Tuhan akan kasih kamu lebih kalau kamu bersyukur.

maaf akhirnya jadi ceramah. walau tidak dibayar seperti penceramah2 di mesjid2, tapi saya mau kan ga dibayar, berarti saya baik kan.. jadi contohlah saya..

No comments:

Post a Comment